.

Popular posts

Total Tayangan Halaman

Labels

Category

Something

Unknown On Minggu, 03 Februari 2013



         Minggu lalu gue jalan jalan sebelum pulang sekolah (jangan ditiru) padahal sudah cukup sore buat matahari yang masih menyinari dengan panasnya, angin sepoi masih berhembus tapi bukan hembusan angin relaxa yang dingin, justru angin dengan suhu yang cukup panas menerpa kulit.
Tenggorokan rasanya cukup kering. Dimana kaki menelapak kebetulan sekali ada penjual jus. Seberhubungan kantong gue lagi bolong mata gue turun melihat dengan jeli daftar harga yang paling murah dari keseluruhan. Jus jambu 4500. Kurogoh kantungku tersisa 1 limaribuan dan 1 lembah 2 ribuan. Pilihan jatuh ke jambu.
Sambil menunggu jus yang gue pesan jadi, tiba tiba ibu ibu lumayan tua datang. Dia mau mengambil jus alpukat yang tadi sudah dibeli. Kemudian dia ambil sompetnya yang terselipkan didalam tasnya. Setengah tidak fokus terpikirlah tas yang bermerek belanjaan salah satu supermarket yang ia kenakan. Ibu ibu tadi rupannya berprofesi seorang guru. Jadi bisa disimpulkan kalau ia abis mengajar dan mengenakan tas itu seharian.
Yang terfikir dipikiranku adalah 2012 sekarang apa ada orang yang bersedia mengenakan tas bermerek supermarket ? pasti pada gengsi. Padahal jika renungkan bedannya apa dengan tas yang selama ini kita gunakan, sama saja untuk tempat menaruh bawaan. Sekarang jika diberi tantangan kalian buat sekolah 1 bulan saja pakek tas seperti itu apakah kalian nerani ? sebagian mungkin berkata tidak. Begitu juga dengan saya.
Seemoga ada hikmah yang dapat dipetik. <3 

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments